Kerinduan
Aku bukanlah siapa-siapa
Tak ada raja yang mengenalku
Tak pula rakyat jelata menghormatiku
Aku hanyalah makhluq hina
Terasing dan terbuang
Tak seorang mencintaiku
Semua manusia tak ‘ku hiraukan
Tak ada yang menghendaki diriku
Tak pula yang merinduku
Dalam kesendirian dan keterasingan ‘ku tersadar
Ada yang tengah memperhatikan
bahkan merindukanku
Dia selalu menghendaki kehadiranku
bahkan ketika aku mengabaikan keberadaannya
Dia terlalu mulya untuk ‘ku harapkan
Namun sekarang aku percaya
Dia memang merindukanku
Hanya dia yang menghendaki hadirku
Hanya dia yang s’lalu sabar
atas segala jahilku
Dalam setiap alpaku
Hanya dia yang selalu merindukanku
—
Sahabat, sadarkah kita, dalam setiap kedurhakaan kita selalu tersimpan kerinduan Allah? Mungkin kita bertanya, apakah Allah tidak menghendaki kedekatan kita sehingga membiarkan kita jatuh dalam kenistaan. Namun ternyata itu salah. Allah selalu mengundang hamba-hamba- Nya yang terperosok dalam kehinaan dosa. Betapa besar kasih-sayang Allah. Bahkan Dia masih menghendaki kehadiran kita dalam istana kemulyaan-Nya setelah semua kedurhakaan yang kita perbuat.
Selasa, 16 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar